Tips Mengoptimalkan Kinerja Komputer Anda ( Bagian 1 )

Oleh , Kevin Pratama
Jumat, 1 September 2000

Mungkin seringkali anda sebagai pengguna komputer ( PC dengan Windows 95/98 ( dan yang terbaru, Windows Me ) tentu saja, sebagai kombinasi O/S-Hardware terbanyak dimuka bumi ini ) merasa kalau komputer anda semakin lama sepertinya koq semakin melambat saja. Hal ini akan terasa terutama setelah anda memakainya selama 2-3 jam-an secara berturut-turut. Hal ini juga mungkin terkena pada anda, rasa-rasanya semakin hari anda memakai komputer semakin lama pula program-program di komputer anda di load, terutama pada saat membuka komputer pertama kali, mungkin saking lamanya komputer anda me-load windows anda harus tinggal ke belakang dulu, atau separah-parahnya ditinggal makan, hehehe…. Perlu saya kasih tahu, kalau itu semua bukan karena komputer anda semakin tua, itu semua bermula dari kesalahan Windows itu sendiri dan kekurangtahuan anda sebagai pengguna komputer. Komputer anda memiliki potensi yang jauh lebih baik dari yang anda pakai sekarang, percayalah ! Jadi, jika anda merasa komputer anda semakin lambat jangan buru-buru ganti, toh hal yang sama akan terjadi pada komputer baru anda, semuanya tinggal masalah waktu saja.

Mungkin anda bingung kenapa saya menyalahkan Windows itu sendiri sebagai biang kelambatan komputer anda. Hal ini memang disebabkan dari kemudahan penggunaan Windows itu sendiri. Karena menggunakan GUI ( Graphical User Interface, Antarmuka Berbasis Grafik ), kerumitan Windows yang sebenarnya tidak terlihat. Mungkin anda tahu kalau setiap program yang anda install itu sebenarnya dicatat oleh Windows untuk dijadikan acuan dalam menjalankan progam itu nantinya oleh Windows, di Windows itu sering disebut ‘Registry’. Itu menjelaskan mengapa kalau anda mau menghapus program harus melalui prosedur Add/Remove Programs pada Control Panel atau melalui shortcut pada program itu sendiri, kalau main hapus saja dari directory-nya maka kacaulah Windows anda. Nah anda mungkin mengira setiap proses uninstalasi program pasti akan dilakukan sebersih-bersihnya oleh programnya itu sendiri, nah perkiraan anda salah ! Pasti ada saja sisa-sisa entry dari program itu yang masih ‘nyantol’ di catatan registry windows. Yah kalau satu-dua program sih mungkin tidak akan berpengaruh, tapi kalau anda sering install/uninstall program untuk coba-coba ( yang sering download-download program atau sering beli majalah komputer dengan CD mungkin ngerasa kali… hehe…), wah mungkin ada banyak sekali catatan-catatan di registry Windows yang tidak berguna, dan itu dapat memperlambat komputer anda, Windows seringkali dengan bodohnya me-load driver-driver atau program-program yang sebenarnya kita sudah hapus. Yah ini mungkin salah satu dari sekian banyak penyakit bawaan Windows yang dapat mengurangi performanya secara bertahap seiring dengan pemakaian.

Dalam tulisan ini saya ingin mencoba menjelaskan kepada anda tentang bagaimana anda sendiri dapat meningkatkan performa komputer anda, dan yang paling seru, semuanya ini dapat dilakukan hampir tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun, alias gratis ! Dalam artikel ini, saya akan membagi menjadi beberapa bagian, dimulai dari mengutak-atik hardware komputer anda pada bagian awal artikel ini, sampai optimisasi O/S dan program-program anda pada bagian kedua. Perlu juga saya tekankan agar sebelum anda melakukan semua tips saya ini, sangatlah disarankan untuk sebelumnya membackup data-data penting anda, untuk jaga-jaga saja. Dan saya tidak bertanggung jawab atas semua efek-efek negatif dari tips saya ini, saya sangat sarankan untuk dalam melakukan hal ini agar ditemani oleh orang yang berpengalaman.

Selamat mencoba…

Optimisasi Hardware

Dimulai dengan otak dari seluruh kegiatan komputer, prosesor. Seiring dengan semakin baiknya kemampuan produksi pabrik-pabrik prosesor seperti Intel atau AMD, kemampuan potensial setiap prosesor yang dibuat semakin baik pula. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan overclock prosesor yang semakin tinggi. Hmm.. ada yang bingung sepertinya, apa sih overclock atau o/c itu ? Kasarnya overclock merupakan kegiatan meningkatkan kecepatan prosesor melebihi kemampuan yang tertera pada prosesor itu, jadi misalnya jika anda mempunyai prosesor Intel Pentium-II dengan kecepatan 400Mhz, jika anda overclock prosesor anda maka anda bisa menjalankannya dengan speed diatas 400 Mhz, misalnya di o/c ke 450 Mhz, atau mungkin 500 Mhz. Wah keren sekali, mungkin anda pikir, dan memang keren, asal anda tahu dan mempunyai keahlian dalam mengoverclocknya ! Main asal saja salah-salah prosesor anda bisa gosong ! Makanya hal-hal seperti ini harus dilakukan dengan hati-hati. Cukup banyak website yang membahas tentang hal-hal overclock ini, yang terkenal diantaranya adalah http://www.hardocp.com , di website ini dibahas bagaimana cara mengoverclock hampir seluruh prosesor yang ada sekarang. Pada intinya mengoverclock prosesor adalah dengan mengutak-atik beberapa jumper yang terdapat pada motherboard komputer anda ( atau pada beberapa motherboard settingan ini terdapat langsung pada BIOS ), dari settingan multiplier ( pengalian kecepatan prosesor ) sampai kecepatan transfer data dari motherboard ke prosesor ( FSB, Front Side Bus ). Hal ini dapat anda lihat di buku panduan motherboard anda. Jika anda telah menemukannya anda dapat mencoba-coba mencari settingan yang cocok untuk prosesor anda. Ada aturan main dalam mengoverclock prosesor, yaitu jika anda ingin aman mengoverclock prosesor anda, tetaplah pada jarak peningkatan 50-150Mhz, jadi jika anda mau mengoverclock P-II anda dari 300 Mhz, jarak peningkatan teraman adalah menjadi 350, 400, 450 Mhz, jika anda mau mencoba lebih dari itu, disarankan sekali untuk mengganti kipas pendingin yang menempel diprosesor anda dengan kipas pendingin yang lebih baik lagi. Ada pula prosesor yang terkenal paling mudah dioverclock adalah Intel Celeron, terutama yang masih belum mempunyai cache, yaitu Celeron versi awal sekali. Beberapa website melaporkan kalau Celeron dapat dioverclock dengan peningkatan sampai 200-350 Mhz !!! Itu tentu saja harus didukung oleh motherboard yang berkualitas tinggi dan pendingin yang baik sekali.

Hal kedua adalah memory, maksud saya adalah RAM, angka-angka yang menghitung cepat sekali pada saat komputer pertama kali dinyalakan, yang ada tulisan XXXXXX Kb Ok, itulah jumlah memory anda. Pada beberapa motherboard terbaru dengan prosesor minimal P-II atau Celeron kemungkinan besar RAM anda adalah SDRAM yang kecepatannya antara 66 Mhz ( PC66 )dan 100 Mhz ( PC100 ). Banyak motherboard yang dapat secara otomatis mendeteksi jenis RAM yang dipakai, tetapi beberapa merk motherboard mengharuskan anda mensetnya secara manual. Secara default settingan kecepatan RAM dari pabrik cuma 66 Mhz, jika anda mempunyai RAM dengan speed 66 Mhz itu mungkin tidak apa-apa, tetapi jika RAM anda kecepatannya 100 Mhz atau mungkin yang baru 133 Mhz (PC133), wah itu rugi besar. Hal ini terjadi pada motherboard yang menggunakan merk DFI ( P5BV3 ) dengan chipset VIA MVP untuk me’rumah’kan prosesor AMD K6-2 milik penulis. Settingan awal dari pabrik menunjukkan kalau RAM speed motherboard disetting cuma 66 Mhz, setelah dinaikan busnya, di SiSoft Sandra ( sebuah program benchmark ) skornya naik 10-15%, lumayan bukan ! Perlu diperhatikan kalau beberapa motherboard dalam menset kecepatan RAM ini masih menggunakan jumper-jumper yang harus dirubah secara fisik di motherboardnya itu sendiri, oleh karena itu kehati-hatian sangat diperlukan dalam melakukannya.

Hal ketiga adalah penempatan kartu-kartu ekspansi atau expansion card, seperti soundcard, internal modem, LAN card, dan lainnya. Usahakan agar anda tidak menaruh card-card tersebut pada slot ekspansi yang penggunaan sumber dayanya terbagi, atau istilahnya ‘shared resources’, biasanya slot ini terdapat bersebelahan di motherboard, seperti slot PCI ( putih dan pendek ) dengan slot ISA ( hitam dan panjang ). Hal ini dilakukan agar prosesor tidak membuang kecepatannya untuk mengatur sumber daya dari card-card yang menempel pada slot-slot tersebut. Satu tips lagi, jika card ekspansi didalam komputer anda sedikit, usahakan agar letaknya jangan berhimpitan, berikan jeda satu slot agar lebih lapang jarak antar card. Hal ini dilakukan agar terjadi pertukaran udara yang baik antar card tersebut. Card VGA yang menggunakan slot AGP cenderung cepat panas, terutama card-card model baru seperti TNT, Savage, Matrox G-series, dan lainnya, sehingga pemberian ruang slot pada card ini sangatlah disarankan.

Tips berikutnya berhubungan dengan tata letak kabel di dalam kotak casing komputer anda. Usahakan agar kabel-kabel tersebut tidak menutupi bagian-bagian dalam penting komputer yang bergerak, seperti kipas pendingin prosesor. Lalu, aturlah kabel-kabel tersebut agar terurai secara rapi, ini sih demi kerapian saja, kan lebih enak dilihatnya. Untuk komputer yang berada diruangan dengan suhu agak panas seperti ruangan tanpa AC, ada baiknya jika anda membuka beberapa penutup untuk kartu ekspansi agar udara dapat bersirkulasi dengan baik.

Tips berikut ini harus anda lakukan secara berkala, yah mungkin 1-2 tahun sekali. Bukalah casing anda secara berkala untuk membersihkan bagian dalam komputer anda. Dengan bermodalkan cat kuas dan kain kering, bersihkanlah tumpukan debu yang menumpuk pada bagian-bagian tertentu di komputer anda, terutama pada bagian kipas pendingin baik di prosesor maupun di power supply, sehingga kipasnya dapat berputar dengan lancar, jadi manfaat pembersihan ini juga dapat memperlama umur prosesor yang biasanya semakin pendek karena kepanasan oleh sebab kipasnya tidak dapat berputar karena sudah sering terkena debu. Tentu saja tingkat keseringan pembersihan tergantung dari tempat komputer itu berada.

Pembersihan CD-ROM dan disk drive juga hal yang penting. Dengan menggunakan Disc/Disk cleaner yang dijual di toko-toko komputer anda dapat membersihkan drive anda. Pernah disket penulis menjadi rusak ( timbul bad sector ) karena disket itu dipakai di drive yang tidak pernah dibersihkan sehingga debu-debunya menggores permukaan disketnya. Jadi, perawatan drive komputer sangatlah penting.

Sepertinya ini dulu tips cara mengoptimalkan kinerja komputer anda secara hardware, semoga tips ini mudah dimengerti dan dapat memberi manfaat bagi kinerja komputer anda. Pada bagian ke dua dalam seri pengoptimalan komputer nanti, akan dijelaskan bagaimana meningkatkan kinerja komputer anda secara software, jadi tunggu saja !

One Response

  1. info yang berguna…sebagai pendatang baru dunia kompi saya merasa terbantu…thanks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: